MELAYU PERLU BERSATU DAN PERLU BERGANDING BAHU MEMARTABATKAN MARUAH BANGSA , BERANI BERSUARA UNTUK MEMPERTAHANKAN HAK BANGSA MELAYU TANPA MENIDAKKAN KEBAJIKAN BANGSA LAIN DI NEGARA KITA

TERKINI

TERKINI

PERSILATAN MELAYU

0
salam.


Silat adalah seni beladiri Melayu yang amat berharga.Allah telah memberi kurniaan kepada bangsa Melayu satu seni persilatan @ seni beladiri yang berharga dan amat tulus seni geraknya.Semua pergerakan mempunnyai maksud dan makna yang bersusurgalur kepada pegangan agama yang utuh.Silat adalah pakaian kiai , ulamak , ustaz dan orang-oranng yang beriman.

Amalan silat tidak bertentangan dengan ajaran Islam.Amalann silat yang sesat adalah hasil dari bisikan syaitan yang sentiasa cuba menyesatkan anak-anak adam.

jadikanlah silat sebagai asas disiplin dan sebagai asas kekuatan jasmani.

Saya percaya...dengan persilatan kita mampu mendisplinkan dan mempertingkatkan keyakinann diri untuk terus hidup dimuka bumi yang penuh dengan dugaan dan canaran.

Pakaian zahir adalah ilmu persilatan yag tulus dan pakaian batin adalah agama yang lurus.

semangat satria terus mekar dijiwa kita..

janngan mengalah sebelum berperang..

CATATAN TAHUN 2008






Tafakur selama 1 minit antara tempoh 10.45 pagi hingga 11.15 pagi bagi Tragedi ‪#‎MH17‬ akan diadakan serentak di seluruh Negara pada 22 Ogos 2014 (Jumaat).

0

Tafakur selama 1 minit antara tempoh 10.45 pagi hingga 11.15 pagi bagi Tragedi ‪#‎MH17‬ akan diadakan serentak di seluruh Negara pada 22 Ogos 2014 (Jumaat).

Senarai penuh 20 jenazah yang dibawa pulang esok.

1.Mastura Mustafa (P) - Anak Kapal - Islam

2.Ahmad Hakimi Hanapi (L) - Kru Teknikal - Islam

3.Hamfazlin Sham Mohamed Arifin (P) - Anak Kapal - Islam

4.Nur Shazana Mohamed Salleh (P) - Anak Kapal - Islam

5.Dora Shahila Kassim (P) - Anak Kapal - Islam

6.Foo Ming Lee (L) - Penumpang - Buddha

7.Karamjit Sigh Karnail Singh (L) - Penumpang - Sikh

8.Ng Qing Zheng (L) - Penumpang - Buddha

9.Mabel Anthony Samy (P) - Penumpang - Kristian

10.Paul Rajasingam/Sivagnanam (L) - Penumpang - Kristian

11.Elisabeth Ng Lyeti (P) - Penumpang - Buddha

12.Lee Hui Pin (P) - Anak Kapal - Buddha

13.Angeline Premila Rajandaran (P) - Anak Kapal - Kristian

14.Ariza Ghazalee (P) - Penumpang - Islam

15. Muhammad Afif Tambi (L) - Penumpang - Islam

16. Noor Rahimmah Mohd Nor (P) - Penumpang - Islam

17. Chong Yee Pheng (P) - Anak Kapal - Kristian

18. Azrina Yakob (P) - Anak Kapal - Islam

19. Mohd Ali Md Salim (L) - Penumpang - Islam

20. Hasni Hardi Parlan (L) - Penumpang - Islam

KENYATAAN MEDIA
MENTERI DI JABATAN PERDANA MENTERI
BERKENAAN SOLAT JENAZAH BAGI MANGSA PESAWAT MUSLIM MH17 YANG DIJADUALKAN PULANG PADA 22 OGOS 2014

1.   Adalah dimaklumkan bahawa pasukan pengurus jenazah Muslim bagi rakyat Malaysia yang terdiri daripada Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim) dan KAGAT telah selamat memandikan dan mengkafankan serta menyembahyangkan (solat jenazah) seramai 11 orang jenazah Muslim di Amsterdam.

2.   Sehubungan yang sama, setibanya jenazah di Malaysia yang diberikan penghormatan negara, kita akan mengadakan solat jenazah hadir dan solat jenazah ghaib secara serentak di seluruh negara selepas solat Jumaat, 22 Ogos 2014. Solat jenazah hadir khusus bagi masjid yang menerima jenazah untuk tujuan disolatkan pada waktu ketibaan jenazah di destinasi pengkebumian, manakala solat jenazah ghaib boleh diadakan sebaik sahaja mendengar maklumat jenazah telah dimandi dan dikafankan.

SOLAT JENAZAH HADIR

3.Bagi jenazah yang dipersetujui oleh pihak keluarga untuk dikebumikan di tanah perkuburan Islam Presint 20 Putrajaya, Solat Jenazah Hadir akan diselaraskan di Masjid Putra, Putrajaya. Setakat ini sebanyak 2 jenazah akan dikebumikan di Putrajaya.

4.Manakala bagi jenazah Muslim yang dibawa terus ke negeri masing-masing, jenazah akan disolatkan di peringkat negeri dan permukiman masing-masing.

5.Bagi membantu negara dan semua kementerian yang terlibat dengan pengurusan jenazah MH 17, JAKIM bersama Jabatan Agama Islam Negeri-negeri berkaitan akan berperanan sepenuhnya untuk pengurusan solat jenazah dan urusan pengebumian jenazah Muslim sehinggalah majlis selesai. Untuk itu, Jakim menyediakan 2 orang imam pengiring bagi setiap jenazah Islam untuk membantu menguruskan solat jenazah, bacaan talkin dan tahlil.

SOLAT JENAZAH GHAIB

6.Dalam masa yang sama, seluruh masjid di seluruh Malaysia adalah dipohon untuk mengadakan solat jenazah ghaib secara serentak sebaik sahaja selesai solat Jumaat . Di peringkat negara, solat jenazah ghaib akan diadakan secara langsung di Masjid Putra, Putrajaya. Semua masjid juga adalah digalakkan untuk mengadakan majlis tahlil selepas solat jenazah diadakan.

7. Untuk makluman, cara melakukan solat jenazah ghaib sama seperti solat jenazah biasa, cuma berbeza pada niatnya saja. Solat sunat jenazah ghaib boleh dilaksanakan berdasarkan kaedah menunaikan solat ghaib yang dianjurkan dalam Islam. Untuk maklumat lanjut, umat Islam boleh merujuk kaifiat solat jenazah ghaib melalui laman web Jakim di www.islam.gov.my.

8.Sehubungan dengan itu, saya ingin menyeru seluruh rakyat Malaysia yang beragama Islam untuk sama-sama menunaikan solat jenazah ghaib di masjid-masjid peringkat negeri dan komuniti.

TEKS KHUTBAH KHAS

9.   Jakim juga telah menyediakan teks khutbah khas sempena solat Jumaat dan diharapkan masjid dan surau dapat menggunapakai teks khutbah yang disediakan.

Sekian dimaklumkan.

YB MEJAR JENERAL DATO’ SERI JAMIL KHIR BIN HAJI BAHAROM
Menteri di Jabatan Perdana Menteri
21 Ogos 2014

Kisah Asal Usul Sunan Bonang

0

Nama asli sunan bonang adalah raden makhdum ibrahim. ia merupakan putra sunan ampel dan dewi candrawati yang sering disebut nyai ageng manila. Sejak kecil, ia sudah diberi pelajaran agama islam secara tekun dan disiplin oleh ayahnya yang juga seorang anggota wali sanga. Dan, ini sudah bukan lagi rahasia lagi bahwa latihan para wali lebih berat dari pada orang biaya pada umumnya. Ia adalah calon wali terkemuka, maka Sunan Ampel mempersiapkan pendidikan sebaik mungkin sejak dini.

Cerita Kisah Asal Usul Sunan Bonang - Wali songo
Cerita sunan bonang, Suatu hari disebutkan bahwa raden makdum ibrahim dan raden paku sewaktu masih remaja meneruskan pelajaran agama islam hingga ke tanah seberang, yaitu negeri pasai, aceh. Keduanya menambah pengetahuan kepada ayah kandung sunan giriyang bernama Syekh maulana ishaq. Mereka juga belajar kepada para ulama besar yang menetap di negeri pasai, seperti para ulama tasawuf yang berasal dari baghdad, mesir, arab, persia atau iran.
Raden makdum ibrahim dan raden paku pulang ke jawa setelah belajar di negeri pasai. Raden paku kembali kembali ke gresik dengan mendirikan pesantren di giri sehingga terkenal sebagai sunan giri. Sementara itu, raden makdum ibrahim diperintahkan sunan ampel untuk berdakwah di Tuban. Dalam berdakwah, ia sering mempergunakan kesenian tradisional untuk menarik simpati rakyat, yaitu berupa seperangkat gamelan yang disebut bonang”
Bonang adalah sejenis kuningan yang bagian tengahnya lebih ditonjolkan. APabila benjolan itu dipukul dengan kayu lunak, maka timbul suara yang merdu di telinga penduduk setempat. Terlebih lagi bila raden makdm ibrahim sendiri yang membunyikan alat musik tersebut. Ia adalah seorang wali yang mempunyai cita rasa seni yang tinggi. Jika ia membunyikan alat itu, maka pengaruhnya sangat hebat bagi para pendengarnya. DAn, tidak sedikit dari mereka yang ingin belajar membunyikan bonang, sekaligus melagukan berbagai tembang ciptaan beliau.
Begitulah siasat raden makdum ibrahim yang dijalankan penuh kesabaran. Setelah rakyat berhasil direbut simpatinya, ia tinggal menyiapkan ajaran islam dalam berbagi tembang kepada mereka. Dan, seluruh tembang yang diajarkannya adalah tembang yang berisikan ajaran agama islam. Maka, tanpa terasa penduduk sudah mempelajari gama islam dengan senan hati dan bukan dengan paksaan.

Tembang Ciptaaan Sunan Bonan Tombo Ati

Cerita sunan bonang, Di antara tembang raden makdum ibrahim yang terkenal, yaitu “Tamba ati iku lima ing wernane. kaping pisan maca qur an angen-angen sak maknane. Kaping pindho shalat wengi lakonono. Kaping telu wong kang saleh kancanana. kaping papat kudu wetheng ingkang luwe. Kaping lima dzikir wengi ingkang suwe. Sopo wonge bisa ngelakoni. Insya Allah gusti Allah nyembadani”
Adapun arti tembang tersebut adalah obat sakit jiwa (hati) itu ada lima jenisnya. Pertama, membaca al qur an direnungkan artinya. kedua, mengerjakan shalat malam (Sunnah Tahajjud). Ketiga, sering bersahabat dengan orang shalih (berilmu). Keempat, harus sering berprihatin (berpuasa). Kelima, sering berzikir mengingat Allah di waktu malam. Siapa saja mampu mengerjakannya. InsyaAllah dia akan mengambulkan.
Sekarang, lagu ini sering dilantunkan para santri ketike hendak shalat jamaah baik di pedesaan maupun di pesantren. Sebenarnya, para murid raden makdum ibhramim sangat banyak, baik itu mereka yang berada di Tuban, pulau bawean, jepara, maupun madura. Sebab, ia sering mempergunakan bonang dalam berdakwah, maka masyarakat memberinya gelar sunan bonang.  Tembang ciptaan Sunan Bonang semakin populer lagi sejak dinyanyikan oleh salah satu penyanyi religi dari Indonesia, yaitu Opick, jadi tidak hanya para santri saja yang tahu lagu itu, tapi juga masyarakat luas.
Pada masa hidupnya, Sunan bonang termasuk pendukung kerajaan islam demak dan ikut membantu mendirikan masjid agung demak di jawa tengah. Saat itu, ia lebih dikenal sebagai pemimpin bala tentara demak oleh masyarakat setempat. Ia juga memutuskan pengangkatan Sunan Ngudung, ayah sunan kudus, sebagai panglima tentang islam demak. Ketika sunan ngudung gugur, sunan bonang pula yang mengangkat sunan kudus sebagai panglima perang. Bahkan, ia pun memberikan nasihat yang berharga pada sunan kudus tentang strategi perang menghadapi majapahit.
Sunan bonang sangat memperhatikan ajaran islam, sehingga ia sering menunjukkan tata cara hidup yang baik agar orang islam menjalani kehidupan dengan kesungguhan dan kecintaan kepada Allah SWT. Para penganut islam haruskan menjalankan, seperti shalat, berpuasa, dan membayar zakat.  Selain itu, mereka juga harus menjauhi tiga musuk utama, yaitu dunia, hawa nafsu, dan setan. Untuk menghindari ketiga musuh itu, mereka dianjurkan untuk lebih banyak berdiam diri, bersikap renda hatih, dan tidak mudah putus asa, dan bersyukur atas nikmat Allah SWT. Sebaliknya, mereka harus menjauhi sikap dengki, sombong, serakah, serta gila pangkat dan kehormatan.
Itulah penjelasan asal usul sunan bonang dalam cerita sunan bonang, semoga dapat menambah ilmu pengetahuan kamu tentang para anggota wali songo.

Hisb Bahar (Doa Lautan) dan Terjemahannya

0
Hisb Bahar (Doa Lautan) dan Terjemahannya
Assalamualaikum.
Pertama kali saya menemui doa lautan ini dalam kitab Al Fuyudat ar Rabbaniya atau dalam Bahasa Inggerisnya Emanacipation Of Lordly Grace, A treasure of Qadiri Prayers and Wisdom yang dibeli di sebuah kedai buku di KLCC. Doa ini diamalkan oleh Imam Syazili dan dimulai dengan Bismillah, Al Fatehah, Ayat Qursi(2:255) dan Surah Al Ikhlas.
Seeloknya, ayat ini diijazahkan dari orang yang mengamalkan ayat ini dengan cara bersanad oleh guru yang murshid. Menurut pengamal ayat ini yang mengamalkannya senantiasa (seeloknya waktu selesai solat Subuh dan Asar, pengamalnya akan mendapat rezeki yang tidak disangka sangka serta mendapat ilmu dari perbendaharaan Allah. Terjemahan Hisb Bahar dalam Bahasa Melayu disertakan.


Wahai Dzat Yang Maha Tinggi, Wahai Dzat Yang Maha Agung, Wahai Dzat Yang Maha Santun, Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui, Engkaulah Tuhanku dan ilmu-Mu mencukupiku, sebaik-baik Tuhan, Engkaulah Tuhanku dan sebaik-baik kecukupan, pencukupan-Mu kepadaku, Engkau menolong seseorang yang engkau kehendaki dan Engkau adalah Maha Agung lagi Maha Penyayang, Kami memohon perlindungan dalam segala gerak dan tenang, segala ucapan dan kehendak,serta getaran hati kami dari segala keraguan dan buruk sangka serta angan-angan yang menutupi hati-hati dari penglihatan segala kesamaran. Sungguh-sungguh Orang-orang mukmin telah diuji dan telah diguncangkan dengan guncangan keras. Ingatlah pada waktu orang-orang munafik dan orang-orang yang dalam hatinya terdapat penyakit: “ Allah dan Rasul-Nya tidak berjanji kepada kami melainkan kepalsuan.” Maka tabahkanlah kami, tolonglah kami, tundukkanlah kepada kami lautan……………………… Ini sebagaimana telah Engkau tundukkan lautan kepada Musa, telah Engkau tundukkan api kepada Ibrahiim, telah Engkau tundukkan gunung-gunung dan besi untuk Daud, telah Engkau tundukkan jin dan syetan-syetan kepada Sulaiman; dan tundukkanlah kepada kami seluruh lautan kepunyaan-Mu yang ada di bumi, di langit dan di alam mulk serta alam malakut, dan tundukkanlah kepada kami lautan dunia dan lautan akhirat; tundukkanlah kepada kami segala sesuatu, wahai Dzat yang pada-Nya ada kekuasaan seluruh makhluk.
(KAAF HAA YAA ‘AIIN SHAAD) Tolonglah kami, sesungguhnya Engkau sebaik-baik penolong, bukah tabir yang menutupi hati kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pembuka. Berilah ampunan kepada kami, sesungguhnya Engkau sebaik-baik Pengampun; Kasihanilah kami, sesungguhnya Engkau sebaik-baik Pengasih; berilah kami rezeki, sesungguhnya Engkau sebaik-baik Pemberi rezeki; tunjukkanlah kami dan selamatkanlah kami dari orang-orang dhalim; berilah kami angin yang semerbak mewangi sebagaimana yang dalam ilmu Engkau dan sebarkanlah kepada kami gudang-gudang rakhmat Engkau; muatlah kami dengan rih thayyibah sebagaimana Engaku memuat kemuliaan beserta keselamatan dan kesehatan dalam agama dan dunia kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ya Allah, mudahkanlah urusan-urusan kami secara nyaman bagi hati-hati kami dan badan-badan kami, selamat dan sehat dalam agama dan dunia kami, jadilah Engkau sebagai pelindung kami dalam perjalanan kami, sebagai penjaga keluarga kami dan hapuskanlah dari wajah-wajah lawan kami serta hilangkanlah dari tempatnya, sehingga mereka tidak mampu melanjutkan langkah dan mendatangkannya kepada kami. Seandainya Kami menghendaki, sungguh Kami akan menghapus pada mata-mata mereka (orang-orang kafir) lalu mereka berlomba-lomba melewati shirat, maka bagaimanakah mereka dapat melihat? Dan seandainya Kami menghendaki, pastilah Kami rubah mereka di tempat-tempat mereka berada, lalu mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak pula sanggup kembali. Yaa siin, Demi Al-Quran yang penuh hikmah, sesungguhnya kamu salah seorang di antara rasul-rasul ( yang berada) di atas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, agar kamu memberi peringatan yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena mereka lalai. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakkan mereka, karena mereka tidak beriman,sesungguhnya Kami telah memasang belenggu-belenggu di leher-leher mereka, lalu tangan-tangan mereka (mereka angkat) ke dagu, maka mkarena itu mereka bertengadah. Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding pula, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
Menjadi buruklah muka-muka mereka. Dan terhinalah semua muka (mereka) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus ( makhluq-Nya ). Dan sesungguhnya telah merugilah orang-orang yang melakukan kedhaliman. Taa Siin Haa Miim ‘Aiin Siin qaaf. Allah melemparkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing lautan.
Haa Miim 7x telah dipasti segala perkara dan telah datang pertolongan, maka atas kami mereka tidak ada yang menolong.
Haa Miim, diturunkan Kitab ini (Al-Qur’an) dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui, Yang Mengampuni dosa dan menerima taubat lagi keras hukuman-Nya, Yang mempunyai karunia. Tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada Nya lah kembali ( semua makhluk).
“Bismillah” adalah pintu kami, “Tabaaraka” adalah pagar kami, “Yaasiin” adalah atap kami, “Kaaf haa Yaa ‘Ain Shaad adalah yang mencukupi kami dan “Haa Miim ‘Aiin Siin Qaaf” adalah pelindung kami. Maka Allah akan mencukupimu terhadap musuh-musuhmu. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Tutup ‘Arasy telah terbuka atas atas kami dan perlindungan Allah tertuju kepada kami, dengan daya Allah kami tidak dapat dikuasai. Allah dari belakang mereka (lawan) mengepung. Bahkan yang didustakan mereka itu adalah Al-Qur’an yang mulia, yang tersimpan dalam Lauhil Mahfudh. Maka Allah adalah sebaik-baik penjaga dan Dia adalah Maha Penyayang diantara yang penyayang.
Sesungguhnya yang menolong kami adalah Allah yang menurunkan Al Kitab ( Al-Qur’an) dan Dia lah yang menolong orang-orang yang shalih.
Allah lah yang mencukupi aku, tidak ada Tuhan selain Dia, kepada-Nya aku bertawakal dan Dia lah Tuhan yang menguasai ‘Arasy yang Agung.
Tidak ada daya dan tenaga melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung lagi Maha Tinggi.